DPRD Sebut Rumah Penduduk Lima Desa Pesisir Kepulauan Gura Ici Terancam

avatar Tidak diketahui
Ketua komisi III DPRD Halsel Safri Thalib

LABUHA-Gelombang tinggi yang menerjang pantai di Kepulauan Gura Ici, Kecamatan Kayoa, Kabupaten Halmahera Selatan  sejak beberapa hari terakhir telah menyebabkan sejumlah rumah penduduk tergenang air.

Kondisi ini mengganggu aktivitas sehari-hari warga dan menimbulkan ancaman kerusakan lebih parah di masa depan. Warga setempat mengaku telah mengajukan usulan pembangunan atau perbaikan talud pantai jauh sebelum kejadian ini terjadi.

Menanggapi situasi darurat tersebut, Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Selatan, Safri Talib, mengeluarkan desakan tegas kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halsel untuk segera menangani permasalahan ini.”Kalau pembangunan talud di wilayah Kepulauan Gura Ici belum masuk dalam program kerja tahun 2026, segera masukkan dalam program tanggap darurat agar dapat segera dikerjakan,” tegas Safri Talib, saat ditemui Wartawan di Kantor DPRD.

Menurutnya Politisi PKB ini, desakan ini muncul mengingat belum ada langkah antisipatif yang dilakukan oleh dinas terkait secara cepat, sehingga risiko bencana akibat gelombang tinggi akan terus mengancam keamanan dan kesejahteraan masyarakat setempat.”Keselamatan masyarakat pesisir harus menjadi prioritas utama, mengingat ancaman gelombang tinggi tidak hanya merusak rumah warga, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi yang lebih besar jika tidak segera ditangani,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pada tahun 2026 fokus pembangunan daerah diarahkan pada Zona II, yang mencakup wilayah Makian dan Kayoa. Penetapan fokus ini merupakan bagian dari strategi pemerataan pembangunan agar wilayah kepulauan mendapatkan perhatian yang proporsional. “Karena itu persoalan ini harus menjadi prioritas pemerintah daerah sehingga langkah penanganan selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang telah ditetapkan,” pungkasnya.

Diketahui, Desa-desa di Kepulauan Gura Ici Kecamatan Kayoa yang sering diterjang gelombang tinggi diantaranya lima desa yakni  Desa Gunange, Desa Lelei, Desa Laigoma, Desa Gafi, dan Desa Dorolamo(ard/smr)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *