LABUHA–Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Halmahera Utara (Halut), menilai satu tahun kinerja Bupati dan Wakil Bupati Halut Piet Hein Babua dan Hi Kasman Hi Ahmad, Bawah terobosan besar. Ditengah Efisiensi Piet dan Kasman tetap komitmen fokus kepentingan rakyat.
Ditengah Efisiensi pemotongan dana transfer di Rp 180 miliar lebih, tentunya memantik kebijakan efisensi yang bakal mengurangi belanja publik. Namun ditangan Piet Hein Babua dan Hi Kasman Hi Ahmad malah berfikir terbalik, dengan komitmen lebih fokus kepentingan rakyat.” Saya nilai Bupati dan Wakil Bupati punya insting kebijakan diluar dari nalar dalam pengelolaan kebijakan publik di batang tubuh APBD, saya bisa bilang Bupati dan Wakil pemimpin sangat kuat dalam mendorong kepentingan publik.” Ujar Jumar Mafoloi Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Halut.
Menurut Jumar yang juga anggota DPRD Halut, Selama satu tahun beranggaran APBD tahun 2025, Bupati sangat efektif mengelola keuangan dalam belanja pegawai maupun belanja modal, dan belanja pelayanan dasar. Tak hanya itu, Piet juga ditengah rundung hutang senilai Rp 150 Miliar, namun mampu membayar hutang dan menertibkan pelayanan publik” Ada power kepemimpinan di Piet Kasman mengelola pemerintahan, bahkan Sampai di akhir tahun 2025 bisa terjadi surplus APBD 2025. Terus belanja publik untuk kebutuhan dasar dapat berjalan.” Ujarnya.
Lanjut ia, memasuki tahun anggaran APBD 2026 Piet dan Kasman atas kinerja yang sangat efektif, berani merencanakan APBD 2026 dengan surplus Rp 2 Miliar, meski ditengah pemotongan dana transfer pusat sebesar 180 miliar. Ini langka dan kebijakan berani dari Piet dan Kasman.” Ada prestasi yang perlu diapresiasi, terkait hilirisasi kelapa, mendorong peningkatan pelabuhan tobelo, dan Galela, serta mendorong ekonomi bergerak maju, inilah bagi saya Piet dan Kasman pemimpin yang lahir untuk solusi Halmahera Utara lebih setara.” Bebernya(smr)













