LABUHA-Fasilitas kesehatan berupa speedboat milik Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Selatan setiap tahunnya menelan anggaran pengadaan milyaran. Namum tidak dimanfaatkan dilapangan. Buktinya, speedboat dinas kesehatan di Desa Busua, Kecamatan Kayoa Barat mubajir. Padahal Armada yang seharusnya menunjang pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan itu kini terbengkalai dan tidak difungsikan, bahkan disebut warga hanya menjadi “hiasan” di pesisir pantai.
Amatan media ini, speedboat bertuliskan “DINKES KAB. HALMAHERA SELATAN” tersebut terlihat terparkir di daratan, jauh dari peran utamanya sebagai sarana transportasi medis bagi masyarakat”Memang speddboat ini halibiru anggaran daerah.”Kesal Hendra warga setempat
Kepala Puskesmas Busua, Fadli Talib, saat dikonfirmasi mengakui bahwa speedboat tersebut sudah tidak layak digunakan. Ia menyebut kondisi perairan yang kerap berombak menjadi faktor utama tingginya risiko keselamatan.“Speedboat itu tidak layak digunakan. Kalau musim ombak, tidak bisa dipakai karena berisiko tenggelam,” ujar Fadli.
Ia juga mengungkapkan pengalaman saat speedboat tersebut pernah digunakan untuk kegiatan pelayanan keliling (pusling). Dalam perjalanan menuju Desa ke desa kapal tersebut hampir mengalami kecelakaan akibat gelombang tinggi.“Kami pernah pakai untuk pusling, tapi di tengah perjalanan hampir tenggelam. Akhirnya sebagian pegawai Puskesmas kembali menggunakan perahu lain, sementara motoris tetap membawa speedboat itu pulang,” jelasnya.
fadli juga menyampaikan bahwa agaran dari speeboat tersebut angaran sebesar Rp 1 miliar. Kondisi ini menjadi ironi, mengingat masyarakat di wilayah Kayoa Barat sangat bergantung pada transportasi laut untuk mengakses layanan kesehatan, terutama dalam situasi darurat. Fadli menambahkan bahwa pihaknya telah menyampaikan kondisi tersebut kepada dinas terkait. Namun, hingga saat ini belum ada tindak lanjut atau solusi konkret.
Sementara itu kadis Kesehatan Asia Hasyim Saat di konfirmasi Mengatakan Spedboat tersebut Masi layak di pakai.”Speedboat di Puskemas Busua itu masih layak dipakai untuk kegiatan Puskemas.”Jelasnya(ard/smr)













