HALSEL-Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Halmahera Selatan menyiapkan pelatihan keterampilan bagi sekitar 350 peserta sepanjang 2026.
Kepala Disnakertrans Halsel Dr. Daud Djubedi mengatakan, program tersebut mencakup sembilan bidang pelatihan yang tersebar dalam 21 kelompok. Pelatihan ditargetkan mulai berjalan pada pertengahan Oktober 2026 dengan melibatkan instruktur dari BPVP Ternate. Bidang yang paling diminati masyarakat antara lain hidroponik, menjahit, make up artist (MUA), dan tata rias. Selain itu, terdapat pelatihan pembuatan roti, perbaikan AC, serta sejumlah keterampilan lainnya.“Pesertanya sudah terkumpul 21 kelompok. Jenis pelatihannya ada sembilan, tetapi satu jenis pelatihan bisa terdiri dari dua sampai tiga kelompok,” ujar Daud, Kamis (1/10/2026).
Tak hanya keterampilan dasar, Disnakertrans juga menyiapkan pelatihan operator excavator dan dump truck yang dijadwalkan pada November 2026. Peserta telah ditetapkan, sementara teknis pelaksanaan masih dikoordinasikan bersama BPVP Ternate.
Daud menegaskan, program ini diarahkan untuk memperkuat kompetensi pencari kerja agar tidak hanya bergantung pada lapangan kerja yang tersedia, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha secara mandiri.“Tahun depan insyaallah kita upayakan lebih banyak lagi dan lebih tersebar di berbagai kecamatan,” katanya.
Disnakertrans Halsel menargetkan program pelatihan diperluas pada 2027 agar akses peningkatan keterampilan tidak terpusat di wilayah tertentu, tetapi menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai kecamatan.(ard/smr)














