Baznas dan BPBD Salurkan Bantuan Di Pulau Makian

avatar Tidak diketahui
Warga kecamatan Pulau Makian yang rumahnya rusak akibat puting beliung mendapatkan bantuan dari Baznas dan BPBD Halsel

LABUHA-BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Selatan bergerak cepat menyalurkan bantuan kepada warga terdampak bencana angin puting beliung di Kecamatan Pulau Makian. Aksi tanggap darurat ini merupakan bagian dari upaya kemanusiaan dalam merespons kejadian bencana yang menimpa masyarakat setempat.

Peristiwa angin puting beliung tersebut terjadi pada Senin (13/4) dini hari sekitar pukul 03.00 WIT. Bencana ini menerjang sejumlah desa dan mengakibatkan kerusakan signifikan pada permukiman warga, sehingga memicu keprihatinan berbagai pihak.

Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, sebanyak 53 rumah mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan bervariasi. Rinciannya, 47 rumah berada di Desa Rabutdaiyo, 2 rumah di Desa Walo, serta masing-masing 1 rumah di Desa Dalam dan Desa Gorup. Distribusi bantuan dilaksanakan pada Selasa, (14/4) dengan melibatkan berbagai unsur dari BAZNAS Halmahera Selatan. Langkah cepat ini dinilai sebagai bentuk respons tanggap darurat yang efektif dalam penanganan bencana.

Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Ketua BAZNAS Halmahera Selatan, Mahmud Ratuela, didampingi Wakil Ketua III H. Amin Hi. Ali serta Kepala Pelaksana BAZNAS, Ancum Surachman. Kehadiran mereka di lokasi mendapat sambutan positif dan apresiasi dari masyarakat setempat. Dalam penyaluran bantuan tersebut, BAZNAS mendistribusikan sejumlah logistik berupa 51 karung beras ukuran 10 kilogram, 28 dus mie instan, serta 23 cup pop mie. Bantuan ini diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat, khususnya kebutuhan pangan.

Mahmud Ratuela dalam keterangannya menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus hadir membantu masyarakat yang terdampak bencana. Ia menegaskan bahwa langkah cepat ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial dalam meringankan beban warga. ia menambahkan bahwa kebutuhan mendesak saat ini tidak hanya logistik, tetapi juga material bangunan seperti seng, semen, dan kayu. Oleh karena itu, “BAZNAS bersama BPBD akan terus berkoordinasi berbagai pihak terkait guna mempercepat proses pemulihan, sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berpartisipasi melalui donasi kemanusiaan demi membantu para korban bangkit kembali.”Jelasnya(ard/smr)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *