Bangun Proyek Bermassalah Di Makian Barat, Bupati Bassam Evaluasi Kadishub Halsel 

avatar Tidak diketahui
Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba saat diwawancarai wartawan dikantor bupati

HALMAHERA SELATAN-Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, memanggil dinas teknis untuk meminta perkembangan evaluasi proyek Jembatan Laut Tagono–Mataketen, Kecamatan Makian Barat, senilai Rp970.336.239, setelah steleng penyangga ambruk dan menimpa seorang pekerja pada 19 Oktober 2026.

Ditemui di Kantor Bupati, Senin (26/10/2026), Bassam mengatakan dinas terkait telah diarahkan turun ke lapangan. Ia memastikan akan meminta laporan mengenai kondisi proyek dan langkah penanganan selanjutnya.“Saya sudah arahkan ke dinas terkait dan mereka sudah ke sana. Hari ini nanti saya panggil untuk mengecek pembaruannya seperti apa dan tindak lanjutnya bagaimana,” ujar Bassam.

Bassam juga mengingatkan bahwa perubahan spesifikasi konstruksi pada proyek yang sudah berkontrak tidak bisa dilakukan sembarangan. Setiap perubahan harus dikaji berdasarkan pertimbangan teknis.“Ini kan sudah kontrak dan sudah berjalan. Perubahan spek konstruksi dan yang lain-lain mesti dilihat. Tidak bisa langsung berubah begitu saja,” tegasnya.

Sementara itu, terkait usulan kontraktor CV Indong Saputri, Nurbaya Tuahuns, untuk membangun penahan ombak atau bronjong melalui usulan anggaran tahun depan, Bassam menyatakan pemerintah daerah akan membahasnya dengan mempertimbangkan aspirasi masyarakat.“Kita akan bahas. Aspirasi masyarakat yang ada di sana juga akan kita tampung untuk ditindaklanjuti,” katanya.

Pernyataan Bupati tersebut menempatkan hasil evaluasi teknis sebagai hal penting sebelum pemerintah menentukan langkah lanjutan. Publik kini menunggu hasil pemeriksaan dinas terkait, terutama mengenai penyebab ambruknya steleng dan pertimbangan teknis untuk memastikan pekerjaan dapat dilanjutkan secara aman dan sesuai ketentuan.(ard/smr)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *