4 Oktober Musyawarah, Samsuddin Abdul Kadir Masuk Daftar Calon Ketua Fokal UMMU 2025-2030

Unknown's avatar

TERNATE-Masa jabatan Rasyid Pora sebagai ketua Fokal UMMU sudah kadaluarsa setelah jabatannya telah berakhir di tahun 2023 lalu. Dengan begitu otomatis sruktur Fokal UMMU kekosongan selama dua tahun hingga 2025 ini. Untuk mengisi kekosongan itu akan dilakukan musyawarah memilih Ketua Fokal UMMU periode 2025-2030 yang dilaksanakan pada  sabtu 4 Oktober 2025 di Kota Ternate. Tinggal tiga empat lagi musyawarah, Nama nama yang sudah mulai mengemuka menjadi calon ketua Forum keluarga alumni (Fokal) UMMU diantaranya Sekprov Malut Samsuddkn Abdul Kadir, Almun Madi wakil ketua PERHAPI Maluku Utara, Irman Saleh Wakil ketua HIPMI Maluku Utara, Sukri Ali anggota Deprov Malut. Yoram Uang Anggota DPRD Halmahera Barat. Meski begitu nama nama ini akan berpotensi menjadi ketua Fokal UMMU lima tahun mendatang. “Sejumlah nama mengemuka. Termasuk Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara Samsuddin Abdul Kadir nomor tiga Malut alumni lulusan S2 di Universitas Muhammadiyah Maluku Utara.”ungkap Alumni UMMU yang berada di Ternate.

Saat ini terdapat kekosongan kepengurusan kepengurusan Fokal UMMU setelah masa jabatan pengurus Fokal UMMU berakhir di tahun 2023. Maka insetiaf alumni membentuk panitia pemilihan yang akan dikonsultasikan dan menyampaikan hasil pemilihan ketua formatur terpilih kepada Rektor UMMU terpilih periode 2025-2029.”Kami insiatif membentuk panitia pemilihan ketua dan akan disampaikan hasil pemilihan ketua Fokal UMMU periode 2025-2030 kepada rektor terpilih nantinya. “Ungkap Jufri Soleman selaku insiator Musyawarah fokal UMMU

Jufri Soleman selaku sekretaris KNPI Malut ini mengatakan insiatif melaksanakan Musyawarah ini karena kekosongan masa kepengurusan Fokal UMMU sejak tahun 2023. Meski begitu pelaksanaan Musyawarah ini dilaksanakan pada sabtu 4 Oktober 2025 mendatang karena panitia pemilihan langsung disiapkan.”Rencana kami Undang Sekprov Malut Samsuddin A Kadir selaku alumni UMMU membuka acara Musyawarah ini”Ujar mantan ketua HMJ Sosiologi FISIP UMMU ini

Sementara Samsir Hamajen Wakil ketua Bidang Politik dan kerja Sama Fokal UMMU periode 2018-2023 itu membenarkan bahwa kepengurusan mereka bersama ketua Fokal UMMU Rasyid Pora telah selesai ditahun 2023 berdasarkan SK yang dikeluarkan Rektor UMMU. Dia menyebutkan bahwa musyawarah Fokal UMMU itu pada tahun 2018 saat itu terpilih Rasyid Pora sebagai ketua dan dan samsir sendiri terpilih sebagai sekretaris Jendral Fokal UMMU periode 2018-2023 secara musyawarah. Hanya saja saat itu SK dikeluarkan Sekretaris Jendral diganti karena alasan Fokal UMMU tidak bisa dijabat ketua dan Sekretaris semuanya dari Alumni FISIP. Sehingga dirinya dipindahkan ke posisi Wakil ketua Bidang politik dan kerja sama. dan posisi sekretaris jenderalnya di gantikan dari Alumni Fikes Hairudin La Patilaiya. ”Kepengurusan fokal UMMU periode 2018-2023 dilantik oleh warek I UMMU saat itu dijabat Agus Mawanda,”Jelasnya

Dia menjelaskan sebagai pengurus yang masa kepengurusannya telah berakhir. Sehingga jika ada kegiatan mengatas namakan Fokal UMMU itu adalah personal bukan pengurus Fokal UMMU. “karena kita memahami mekanisme organisasi. Jika periode selesai maka dilaksanakan musyawarah memilih kepengurusan Fokal UMMU yang baru sehingga bisa melaksanakan program di periode selanjutnya. Kalau dilaksanakan musyawarah hari ini maka periode kepengurusan terhitung ditahun 2023 dan berakhir di tahun 2028 karena kepengurusan lima tahun. Karena selama dua tahun kekosongan kepengurusan Fokal UMMU. sehingga SK Kepengurusan yang baru siapun nanti terpilih maka kepengurusan mereka tetap terhitung periodenya 2023-2028.“Jelas Samsir yang juga Ketua Pemuda Muhammadiyah Halmahera Selatan(red)

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *