Keberhasilan Program Tekad Nelayan Rompong Desa Ploly Hasilkan 1,4 Ton Ikan 

avatar Tidak diketahui
Program TEKAD, Kelompok Nelayan desa Ploly berhasil melakukan panen ikan di rompong perdana dan kedua

LABUHA-Aktivitas ekonomi masyarakat pesisir di Desa Ploly, Kecamatan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, menunjukkan tren yang sangat positif. Melalui pemanfaatan bantuan program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD), kelompok nelayan setempat berhasil mencatatkan hasil yang luar biasa pada panen perdana dan Panen kedua mereka. Program yang digulirkan ini terbukti mampu meningkatkan hasil tangkapan secara signifikan dan membawa dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Ketua Kelompok Nelayan Rusli Jikoan, mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian yang diraih. Menurutnya, sejak lima unit rompong diluncurkan pada di desa Ploly pada bulan Januari 2026 lalu di lima titik lokasi strategis kawasan perairan Makian Kayoa, kini salah satu rompong telah mulai memberikan hasil yang memuaskan.”Hari ini merupakan momen yang sangat membanggakan bagi kami. Dalam dua kali melaut saja, satu rompong mampu menghasilkan tangkapan mencapai 1’4 ton,” ungkap Rusli dengan antusias (15/4) kemarin

Ia menjelaskan, jenis ikan yang berhasil didapatkan dalam panen perdana tersebut didominasi oleh ikan Madidihan dan Momar. Uli juga menambahkan bahwa potensi ini sangat besar dan diharapkan bisa terus berlanjut.”Kalau sudah seperti ini, kami berencana akan melakukan penangkapan setiap hari selama ikan masih ada di sekitar area rompong, tentunya dengan tetap memperhatikan kondisi cuaca laut,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Ploly, Irwan Andar, menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah bukti nyata manfaat dari Program TEKAD. Menurutnya, program ini sangat membantu memenuhi kebutuhan ekonomi kelompok nelayan maupun masyarakat luas di desanya.”Kami sangat mengapresiasi program ini. Kehadiran rompong-rompong ini bukan hanya alat penangkap ikan, tapi menjadi sarana baru yang efektif untuk meningkatkan pendapatan warga desa ploly,” tegas Irwan.

Di sisi lain, PIC Kecamatan Pulau Makian dan Makian Halid Kader, menilai bahwa wilayah perairan Halmahera Selatan memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar dan melimpah. Oleh karena itu, pemanfaatan yang optimal seperti yang dilakukan oleh warga Desa Ploly sangat perlu didukung dan dikembangkan.”Laut kita kaya, tinggal bagaimana kita mengelolanya dengan baik. Keberhasilan KPB Desa Ploly ini menjadi contoh nyata bahwa dengan pendekatan yang tepat, potensi laut bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujar Halid.

Ia pun berharap, capaian yang diraih Kelompok Nelayan Ploly ini dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi masyarakat pesisir lainnya di seluruh Halmahera Selatan, agar bersama-sama mengembangkan sektor perikanan secara berkelanjutan.

Ketua Kelompok Rusli Jikoan menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang telah berkontribusi dan mendukung kelancaran kegiatan ini.”Terima kasih yang sebesar-besarnya kami ucapkan khususnya kepada Rahmawati Daula selaku Kader Desa Ploly, Fasilitator Kecamatan,  Mudais Abdullah dan Arifandi A. Hi Suleman selaku fasilitator kecamatan. Halid Kader selaku PIC Kecamatan Pulau Makian, dan Makian Barat. TPK/DPMD Halmahera Selatan yang selalu aktif membimbing dan mendukung kami,” ucapnya.

Ia menambahkan capaian gemilang ini semakin membuktikan bahwa kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah dan masyarakat mampu mendorong peningkatan ekonomi lokal yang berbasis pada potensi sumber daya laut yang ada(smr)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *