HALBAR-Peristiwa kebakaran rumah milik keluarga Narsin Abubakar di Desa Domato, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, terjadi pada Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 15.00 WIT. Peristiwa tersebut mengakibatkan rumah beserta sebagian besar barang milik keluarga hangus terbakar.
Kapolsek Jailolo Selatan, IPDA Wira Agung Nugraha, saat dihubungi menuturkan bahwa pihak kepolisian telah menerima informasi mengenai kejadian tersebut dan melakukan langkah-langkah penanganan awal di lokasi.
Menurutnya, polisi melakukan pengecekan situasi, mengumpulkan bahan keterangan dari warga sekitar, serta mendata penghuni rumah dan barang-barang yang terbakar untuk mengetahui dampak kejadian tersebut.”Berdasarkan informasi awal yang diperoleh, kebakaran diduga bermula dari bagian dapur rumah. Namun, penyebab pasti kebakaran belum diketahui dan masih memerlukan pendalaman lebih lanjut,” tutur Wira
Saat kejadian, kata Wira, Avi Dahar (49) bersama anaknya, Muspidah Darah (10), sedang tertidur di dalam rumah. Sementara itu, suami Avi sedang bekerja di wilayah Obi.”Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya membantu memadamkan api. Namun, api cepat membesar akibat tiupan angin kencang serta material dinding rumah yang terbuat dari kayu papan,” katanya.
Ia menambahkan, upaya warga untuk memadamkan api tidak berhasil menyelamatkan bangunan dan sebagian besar barang di dalamnya. Meski demikian, seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri.”Tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam peristiwa tersebut. Namun, keluarga korban mengalami kerugian materiil akibat kehilangan tempat tinggal, barang-barang rumah tangga, serta sejumlah dokumen penting,” tambahnya.
Lebih jauh, Wira mengungkapkan, nilai kerugian materiil hingga kini belum dapat dipastikan karena masih dalam proses pendataan. Pria kelahiran Tanjung Pinang itu menekankan pentingnya pengumpulan keterangan saksi dan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kebakaran. “Dugaan awal bahwa api berasal dari bagian dapur belum dapat dijadikan kesimpulan sebelum diperoleh hasil pendalaman yang memadai, Sementara itu, penyebab pasti kebakaran dan jumlah kerugian materiil masih menunggu hasil pendalaman serta pendataan lebih lanjut.” imbuhnya.
Ia menambahkan, pihaknya merencanakan pengambilan keterangan dari penghuni rumah setelah kondisi psikologis mereka memungkinkan.”Langkah tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi keluarga yang masih mengalami trauma pascakejadian,” tutupnya.
Untuk diketahui, barang-barang yang dilaporkan terbakar yaitu kartu tanda penduduk (KTP), kartu ATM, kartu keluarga (KK), dokumen BPJS, ijazah, dua unit telepon genggam, satu unit kulkas, satu unit genset lampu, serta uang tunai sebesar Rp5 juta. Sejumlah harta benda lainnya juga ikut terbakar(ard/smr)














