HALBAR Setelah resmi dilantik, Andri Hi. Gani sebagai Pj. Kepala Desa (Kades) Sidangoli Dehe, Kecamatan Jailolo Selatan, Sejumlah masyarakat Desa Sidangoli Dehe melakukan aksi demonstrasi di depan kantor desa sebagai bentuk penolakan terhadap keputusan Bupati James Uang terkait pemberhentian sementara Kepala Desa sebelumnya, Hi. Yamin Hi. Djuma.
Aksi tersebut dilakukan di depan Kantor Desa Sidangoli Dehe, (05/10/2026) usai proses pelantikan Andri Hi. Gani sebagai Pj. Kades Sidangoli Dehe.
Dalam aksi tersebut, warga menyatakan menolak keberadaan Pj. Kepala Desa yang telah ditunjuk pemerintah daerah. Masa Aksi mendesak Bupati agar mencabut Surat Keputusan (SK) pemberhentian tersebut.
Kapolsek Jailolo Selatan, IPDA Wira Agung Nugraha, saat dihubungi membenarkan adanya aksi tersebut, pihaknya langsung melakukan pengamanan terhadap pada aksi yang berlangsung pada pukul 13.00 WIT hingga 16.00 WIT dengan aman dan kondusif. “Iya benar ada aksi demo, aksi tersebut diikuti sekitar 10 orang yang menyampaikan aspirasi terkait kebijakan Pemerintah Daerah, termasuk keputusan Bupati,” ungkap Wira sapaan akrabnya.
Menurut Wira, pelaksanaan aksi berlangsung secara demokratis dan independen serta tetap memperhatikan situasi dan kondisi di lapangan. “Dari pengamanan kita dari Polsek ada sekitar 60 orang yang mengamankan. Kami bersama masyarakat menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif,” ujar Kapolsek.
Ia menegaskan, jajaran kepolisian berupaya memberikan ruang kepada masyarakat untuk menyampaikan aspirasi secara demokratis dengan tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Terkait adanya penyampaian atau sosialisasi dari Pemerintah Daerah mengenai aksi tersebut, Kapolsek mengatakan hingga demonstrasi berakhir pihaknya belum menerima penyampaian atau komentar secara langsung dari pemerintah daerah.“Sejauh ini belum ada komentar atau semacam sosialisasi dari pihak pemerintah. Kami dari Polsek hanya menjaga situasi wilayah pada siang hari ini,” katanya.
Kapolsek berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga serta komunikasi antara kepolisian dan masyarakat dapat berjalan dengan baik.“Singkat saja, kami dari pihak keamanan akan selalu berupaya menjaga situasi dan kondisi wilayah agar tetap kondusif. Polri bersama masyarakat, Polri cinta masyarakat,” pungkasnya(dal/smr)














