Ada Mafia dan Penyelewengan BBM Subsidi, SPBU Kecamatan Pulau Makian di Demo Warga

Unknown's avatar
Warga saat mengelar demontrasi di SPBU Kecamatan Pulau Makian

LABUHA-Sejumlah warga menggelar aksi demonstrasi di SPBU Desa Rabutdaiyo, Kecamatan Pulau Makian, Halmahera Selatan, Maluku Utara, Senin (2/3) kemarin

Demonstrasi ini, berlangsung sekitar pukul 10.00 hingga pukul 12.30 WIT. Dalam aksi tersebut, warga menggunakan pengeras suara dan berorasi. Mereka juga membawa sejumlah spanduk bertuliskan protes terhadap penyaluran BBM bersubsidi di Kecamatan Pulau Makian.

Koordinator aksi, Mursal Hamir, mengungkapkan bahwa BBM bersubsidi di Pulau Makian cepat habis meski dipasok secara rutin ke SPBU tersebut. Mereka menduga penyaluran BBM bersubsidi tidak tepat sasaran, dan lebih memprioritaskan kalangan tertentu, termasuk pengusaha dan konsumen lain yang notabanenya bukan warga Kecamatan Pulau Makian.”Warga di Pulau Makian kesulitan dapat BBM. Padahal BBM bersubsidi ini penyalurannya telah diatur oleh pemerintah,” ujar Mursal dalam keterangannya, usai demonstrasi.

Ia menjelaskan bahwa pengelolaan BBM bersubsidi harus mengacu Perpres Nomor 43 Tahun 2018 tentang perubahan atas Perpres Nomor 191 Tahun 2014 yang mengatur penyediaan, pendistribusian, dan harga jual eceran.

Mursal juga menegaskan, regulasi tersebut mengamanatkan penyaluran tepat sasaran dengan harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah.”BBM subsidi bukan dijadikan ladang bisnis pribadi yang hanya menguntungkan pengusaha tertentu. Penyalurannya harus mengutamakan warga karena disubsidi oleh pemerintah,” imbuhnya.

Mursal khawatir praktik penyaluran BBM bersubsidi di Kecamatan Pulau Makian yang tidak mengacu regulasi, akan menimbulkan krisis BBM di kemudian hari. Karena itu, ia juga mendesak Polsek Pulau Makian menelusuri dugaan penyelewengan dan praktik mafia BBM bersubsidi.”Ini adalah bulan Ramadan, warga tentunya sangat membutuhkan BBM untuk operasional dapur rumah dan kegiatan lainnya. Jadi kami minta polisi segera turun tangan,” pukasnya(ard/smr)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *