Kehilangan Arah Karena Kabut Hingga Habis BBM, Long Boat Angkut 14 Warga Pulau Makian Hanyut Di Perairan Oba

avatar Tidak diketahui
Dipimpin Sayuti Zainal Anggota Polsek Pulau Makian melakukan evakuasi terhadap satu longboat yang hanyut di perairan Oba

HALMAHERA SELATAN-Sebanyak 14 warga Desa Gurua, Kecamatan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), mengalami insiden long boat hanyut hingga perairan Oba, Kota Tidore Kepulauan, setelah kehilangan arah akibat kabut dan kehabisan bahan bakar minyak (BBM).

Beruntung, kesigapan Sayuti Hi Zainal, salah satu anggota Polsek Pulau Makian, bersama seorang motoris berhasil membantu menemukan dan mengevakuasi rombongan tersebut untuk kembali ke Desa Gurua.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, rombongan 14 warga itu sebelumnya menghadiri pemakaman keluarga yang berduka di Desa Ngokomalako, Kecamatan Kayoa Utara. Saat perjalanan pulang menuju Desa Gurua, sekitar pukul 12.00 WIT, mereka kehilangan arah pelayaran akibat kabut yang menyelimuti perairan.

Kondisi semakin sulit ketika long boat yang mereka tumpangi kehabisan BBM. Akibatnya, perahu tersebut hanyut hingga ke perairan di depan Tosea, Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan. Rombongan dilaporkan kehilangan arah selama kurang lebih enam jam sebelum akhirnya ditemukan.

Anggota Polsek Pulau Makian Bergerak Membantu Sayuti Hi Zainal menerangkan, saat kejadian dirinya bersama seorang motoris sedang menggunakan long boat menuju Desa Gurua untuk menjenguk istri dan mertuanya. Di tengah perjalanan, Sayuti menerima telepon dari salah satu warga yang berada di long boat yang hanyut, yakni Muhamad Hi Adam, Sekretaris Desa (Sekdes) Gurua. Melalui komunikasi tersebut, Sayuti memperoleh informasi mengenai lokasi terakhir rombongan. Mendapat informasi itu, Sayuti bersama motoris langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian. Setelah menemukan long boat yang hanyut di perairan Oba, ia segera membantu rombongan tersebut agar dapat kembali ke Desa Gurua.

Karena memiliki persediaan BBM lebih, Sayuti juga membagikan bahan bakar kepada long boat yang hanyut. Dengan bantuan tersebut, kedua perahu kemudian melanjutkan perjalanan bersama menuju Desa Gurua, Kecamatan Pulau Makian.

Tindakan Sayuti menjadi wujud kepedulian dan respons cepat dalam membantu masyarakat yang menghadapi situasi darurat di laut. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat pesisir untuk memastikan kondisi cuaca, jarak pandang, kecukupan BBM, serta perlengkapan keselamatan sebelum melakukan perjalanan laut.

Kesiagaan  Sayuti Hi Zainal, anggota Polsek Pulau Makian, bersama motoris yang membantunya memperlihatkan pentingnya kepedulian dan solidaritas dalam membantu warga yang menghadapi keadaan darurat di wilayah perairan(ard/smr)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *