DPRD Halsel Turun Langsung Periksa Proyek Jembatan Laut Penghubung Tagono-Mataketen

avatar Tidak diketahui
Anggota DPRD Halsel Masdar Mansur

HALMAHERA SELATAN-DPRD Halmahera Selatan tak ingin proyek Jembatan Laut Tagono–Mataketen senilai hampir Rp1 miliar berlalu tanpa pengawasan. Sekretaris Fraksi Perjuangan Demokrat DPRD Halsel, Masdar Mansur, memastikan turun langsung ke lokasi pada Sabtu (31/10/2026) untuk memeriksa kondisi proyek yang menjadi sorotan tersebut.

Politikus PDI Perjuangan (PDIP) yang juga Ketua DPC PDIP Halsel itu menegaskan, peninjauan dilakukan untuk memastikan kesesuaian lokasi, kondisi fisik pembangunan, dan perencanaan teknis. Jika ditemukan kejanggalan, pihak-pihak terkait akan dipanggil untuk dimintai penjelasan dan dievaluasi.”Sabtu kami turun langsung ke lokasi. Kami tidak mau hanya menerima laporan di atas meja. Kami akan lihat sendiri kondisi di lapangan. Kalau ditemukan kejanggalan atau pekerjaan tidak sesuai perencanaan, pihak terkait harus dipanggil dan dimintai pertanggungjawaban,” tegas Masdar, Kamis (29/10/2026).

Menurutnya, proyek bernilai hampir Rp1 miliar itu tidak boleh hanya dinilai dari pekerjaan yang terlihat selesai. Kelayakan lokasi dan kesesuaian perencanaan harus dibuktikan melalui pemeriksaan langsung. Ini uang negara, bukan anggaran yang bisa dipertaruhkan tanpa pertanggungjawaban. Kalau ada masalah dalam penentuan lokasi maupun pelaksanaan, harus dibuka dan dievaluasi. Jangan sampai anggaran terserap, tetapi persoalan justru ditinggalkan,” tandasnya.

Masdar menegaskan, hasil peninjauan akan menjadi dasar untuk menentukan langkah lanjutan melalui mekanisme DPRD, termasuk mendorong pemanggilan pihak terkait apabila ditemukan persoalan.”Kami turun untuk memastikan fakta. Jika ada yang tidak beres, kami akan tindak lanjuti. Harus jelas apa persoalannya dan siapa yang bertanggung jawab,” tutupnya.(ard/smr)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *