HALSEL- Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Kecamatan Kayoa Barat sukses menyelenggarakan Lomba Tingkat II (LT-II). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu (30 Oktober–1 November 2026), resmi ditutup pada Minggu malam (1/11/2026).
Ketua Panitia LT-II, Erwin Muhlis, menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi untuk memperebutkan gelar juara. Lebih dari itu, kegiatan ini dirancang sebagai wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, serta jiwa kepemimpinan bagi para anggota Pramuka.
”Menang bukanlah satu-satunya tujuan. Yang terpenting adalah bagaimana kita belajar, berproses, membangun kebersamaan, dan membentuk karakter sebagai generasi penerus bangsa,” tegas Erwin.
Ia menjelaskan, berbagai mata lomba yang dipertandingkan—mulai dari Peraturan Baris-Berbaris (PBB), pionering, semaphore, Kemampuan Indera Manusia (KIM), hiking, hingga bongkar pasang tenda—dirancang khusus untuk mengasah keterampilan, kreativitas, kekompakan, serta sportivitas peserta.
Pelaksanaan kegiatan ini turut mendapat dukungan penuh dari Ketua Kwarran Gerakan Pramuka Kayoa Barat, Nurni Hi. Saumur, S.Pd. Ia menilai ajang ini sangat strategis dalam memperkuat pembinaan kepramukaan serta mengoptimalkan pengembangan potensi generasi muda di wilayah Kayoa Barat.
Erwin berharap nilai-nilai luhur kepramukaan yang didapatkan selama perkemahan tidak berhenti sekadar sebagai agenda seremonial perlombaan. Nilai-nilai tersebut diharapkan mampu melekat dan menjadi bekal keseharian peserta, baik saat berada di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.
Mengusung tema “Bersama dalam Satu Barisan, Satu Tujuan”, malam penutupan LT-II tidak hanya menandai berakhirnya rangkaian perlombaan, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan, memperkuat solidaritas, serta mendorong kemajuan Gerakan Pramuka di Kecamatan Kayoa Barat. (Ard)














