SURABAYA- Sebanyak 183 guru honorer asal Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) resmi diwisuda dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-55 Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura), Minggu (1/11/2026). Di balik capaian akademik tersebut, tersimpan perjuangan panjang para tenaga pendidik yang telah mengabdi belasan tahun, bahkan harus menempuh perjalanan hampir tujuh hari dari Halsel menuju Surabaya.
Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, menyebut keberhasilan ini bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan bukti nyata bahwa kesempatan meningkatkan kualitas pendidikan harus diberikan kepada mereka yang selama ini berada di garda terdepan pelayanan pendidikan.
Bassam menjelaskan, program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk meningkatkan kualifikasi dan kompetensi guru honorer yang telah lama mengabdi, namun belum berkesempatan melanjutkan kuliah. Dari 200 peserta yang didaftarkan, 183 orang berhasil lulus dan 158 di antaranya hadir langsung di Surabaya.
Menurutnya, perjuangan para guru menempuh perjalanan laut dan darat selama hampir sepekan dari Labuha maupun Babang mencerminkan tekad kuat untuk meraih pendidikan tinggi. Ia menegaskan, pengorbanan tersebut harus dibayar dengan pengabdian nyata sekembalinya ke daerah asal.
”Saya berharap ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada gelar akademik. Kembalilah ke tempat pengabdian, tingkatkan kualitas pembelajaran, dan berikan kontribusi terbaik bagi anak-anak Halmahera Selatan,” pesan Bassam.
Ia juga menyoroti tantangan geografis Halsel yang terdiri atas 78 persen wilayah lautan, 463 pulau, dan 249 desa. Kondisi ini, menurut Bassam, menuntut pemerataan mutu pendidikan serta peningkatan kapasitas tenaga pendidik, khususnya di wilayah terpencil.
Meski pemerintah daerah baru mampu memfasilitasi beasiswa pendidikan gratis melalui APBD, ia menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menyurutkan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Saat ini, masih ada sekitar 100 peserta asal Halsel yang sedang menempuh program RPL, dan pemda berharap kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi ini dapat terus berlanjut.
Sebagai bentuk apresiasi, Bupati Bassam menyerahkan cendera mata kepada Rektor Umsura, Prof. Dr. Mundakir, S.Kep., Ns., M.Kep., atas sinergi dalam meningkatkan kualifikasi pendidikan ratusan guru honorer Halsel.
Sementara itu, Rektor Umsura dalam laporannya menyampaikan bahwa total 1,211 mahasiswa dari jenjang pascasarjana, sarjana, dan diploma mengikuti wisuda ke-55. Prosesi ini turut dihadiri Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Kepala LLDikti Wilayah Jawa Timur, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, serta tamu undangan lainnya.
Bagi Halmahera Selatan, kelulusan 183 guru ini merupakan investasi penting bagi masa depan pendidikan daerah. Perjalanan tujuh hari menuju Surabaya telah tuntas dilalui; kini, tantangan sesungguhnya menanti di ruang-ruang kelas terpencil demi membawa perubahan nyata bagi pendidikan Halmahera Selatan. (Ard)














