SPBU Labuha Dikeluhkan Karena Prioritaskan Angkutan Penimbun BBM

avatar Tidak diketahui
SPBU Labuha perioritaskan pelayanan angkutan penimbun BBM

LABUHA-Antrean panjang di SPBU Unit Labuha bukan lagi sekadar pemandangan harian. Dugaan praktik mengunakan mobil untuk penimbunan BBM terus terjadi. Sehingga masyarakat berulang kali mengeluhkan. Namun pihak terkait terkesan dia.

Warga Halsel, Subekty Dzakaria, meminta pemerintah dan aparat tidak menutup mata terhadap kondisi tersebut. Ia menilai praktik pengisian berulang harus dibuktikan secara terbuka melalui pemeriksaan data, bukan sekadar melihat antrean dari luar.“Masyarakat sudah susah, jangan ngoni kase susah lagi. Subsidi itu untuk ringankan beban hidup masyarakat, bukan for dorang (tukang ba tap) bikin mata pencaharian,” tegas Subekty,

Subekty mendesak Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba memerintahkan Dinas Perindag, Polres Halsel, Pertamina, dan pengelola SPBU Unit Labuha melakukan pemeriksaan menyeluruh. QR Code, data transaksi, frekuensi pengisian setiap kendaraan, identitas kendaraan, hingga rekaman CCTV dinilai harus dibuka untuk menjawab dugaan tersebut.“Kalau memang tidak ada pelanggaran, buktikan kepada masyarakat. Tetapi kalau ada kendaraan yang sengaja berulang kali mengisi untuk mengambil keuntungan, jangan ada pembiaran,” tegasnya.

Menurut Subekty, persoalan ini harus mendapat perhatian karena menyangkut BBM bersubsidi yang menggunakan uang negara dan diperuntukkan bagi masyarakat. Ironisnya, ketika warga harus berlama-lama mengantre mendapatkan Pertalite, muncul dugaan ada pihak tertentu yang justru menjadikan antrean tersebut sebagai ruang mencari keuntungan.”Jika dugaan “tukang ba tap” terbukti, maka pengawasan SPBU Unit Labuha patut dipertanyakan.”ujarnya(ard/smr)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *