Di Buka Bupati Bassam, Festival Sepakbola Anak Merdeka U10-U12 di Ikuti 20 SSB Resmi Bergulir

avatar Tidak diketahui
Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba menendang bola bertanda dibukanya Festival sepakbola anak merdeka 2026 di lapangan GOR Towokona kecamatan Bacan Selatan

HALMAHERA SELATAN-Bupati Halmahera Selatan (Halsel) Hasan Ali Bassam Kasuba resmi membuka Festival Sepak Bola Anak Merdeka U-10 dan U-12 di Lapangan GOR Desa Tuokona, Jumat (21/8/2026).

Festival yang berlangsung selama tiga hari, 21–23 Agustus 2026, tersebut diikuti sekitar 20 tim dari delapan Sekolah Sepak Bola (SSB) se-Kabupaten Halsel. Ajang ini menjadi ruang bagi anak-anak untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengasah mental bertanding sejak usia dini.

Dalam sambutannya, Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba menegaskan bahwa sepak bola bukan sekadar permainan, tetapi juga bagian penting dari proses pembentukan karakter generasi muda.“Semangat anak-anak harus dipupuk sejak dini. Saya mengapresiasi panitia, pelatih, orang tua, dan seluruh peserta yang terus berkomitmen membina bakat sepak bola sejak usia dini,” kata Bassam.

Politisi PKS Halsel itu menekankan, festival tersebut tidak boleh hanya dipandang sebagai arena mengejar kemenangan. Lebih jauh, pertandingan harus menjadi tempat anak-anak belajar disiplin, membangun mental, menjunjung sportivitas, serta menghargai sesama.“Bermainlah dengan gembira, jujur, dan hormati lawan maupun keputusan wasit. Menang bukan satu-satunya tujuan. Yang paling penting adalah proses belajar dan pembentukan karakter,” tegasnya.

Bassam juga mendorong agar pembinaan sepak bola usia dini dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan. Menurutnya, potensi atlet berprestasi di Halsel akan semakin terbuka jika pembinaan dilakukan sejak usia dini dengan dukungan pemerintah, pelatih, sekolah, dan keluarga.“Kalau pembinaan terus berjalan, peluang melahirkan atlet berprestasi akan selalu ada. Pemerintah daerah tetap memberikan dukungan terhadap kegiatan sepak bola usia dini,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan para orang tua agar memberikan dukungan secara positif tanpa membebani anak dengan tuntutan berlebihan.“Biarkan anak-anak menikmati prosesnya. Dukungan orang tua sangat penting, tetapi jangan sampai tekanan justru mematikan semangat mereka untuk bermain dan berkembang,” pungkas Bassam.

Turut hadir dalam pembukaan festival tersebut Ketua PSSI Halsel Suhdan Kasuba, Sekretaris Dispora Halsel, Sekretaris Kesbangpol Dahrun Kasuba, Ketua KOMPAS Sarjan Jafar, para pelatih, serta orang tua dan peserta festival sepak bola usia dini(ard/smr)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *