HALMAHERA SELATAN-Kepala Desa Loleujaya, Fajri Ramli, menegaskan pembangunan jalan tani di Desa Loleujaya, Kecamatan Kasiruta Timur, akan terus dilanjutkan secara bertahap hingga menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya para petani.
Fajri memastikan, pemerintah desa tetap berkomitmen menuntaskan pembangunan akses jalan tani sepanjang kurang lebih 2 kilometer dengan lebar 3 meter. Pembangunan yang dimulai sejak 8 Oktober 2026 itu menggunakan anggaran APBDes Perubahan Tahun Anggaran 2026 dan akan dilanjutkan melalui APBDes Induk Tahun Anggaran 2027. Pembangunan ini akan tetap berlanjut sesuai kebutuhan masyarakat.” Insyaallah, seluruh kebutuhan masyarakat Loleujaya akan kami penuhi secara bertahap. Kami pemerintah desa tidak pernah memihak kepada siapa pun. Pembangunan ini untuk kepentingan seluruh masyarakat, bukan untuk kelompok atau golongan tertentu,” tegas Fajri.
Menurutnya, pembangunan jalan tani merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa dalam membuka akses pertanian dan perkebunan warga. Sebab, infrastruktur tersebut sangat dibutuhkan untuk memperlancar aktivitas petani, terutama dalam mengangkut hasil kebun.
Ia menegaskan, pemerintah desa akan terus mengupayakan pembangunan berdasarkan skala prioritas dan kemampuan anggaran yang tersedia, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata.
Dengan terbukanya akses jalan tani sepanjang 2 kilometer, para petani diharapkan semakin mudah menjangkau lahan pertanian, menekan kendala transportasi, serta meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Fajri menegaskan, pembangunan desa harus berdiri di atas kepentingan masyarakat. Tidak boleh ada keberpihakan kepada kelompok tertentu, karena jalan tani tersebut dibangun untuk kepentingan bersama.(ard/smr)














