TOBELO-Bupati Halmahera Utara, Dr. Piet Hein Babua memberikan dukungan penuh sekaligus apresiasi tinggi kepada Polres Halut dan Pemuda Muhammadiyah atas kolaborasi mereka dalam gerakan penanaman jagung tongkol seluas lima hektar di kecamatan Galela Barat.
Program ini dinilai sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan daerah.
Dukungan tersebut disampaikan langsung Bupati Piet saat menerima audiensi ketua Pemuda Muhammadiyah Halut Jumar Mafoloi bersama pengurusnya di ruang kerjanya, Senin (29/9) kemarin
Menurut Bupati Piet, inisiatif yang lahir dari kolaborasi kerja sama kepolisian republik Indonesia dan organisasi pemuda muhammadiyah pusat ini bukan sekadar gerakan biasa, melainkan senjata nyata menghadapi ancaman krisis pangan global.”Pemuda Muhammadiyah bersama Polres Halut telah menunjukkan bukti nyata bahwa ketahanan pangan harus dibangun dari desa hingga daerah. Saya sangat mendukung dan apresiasi penuh langkah ini,”tegas Bupati Piet.
Pemkab Halut berjanji siap bersinergi lebih jauh, termasuk membuka akses dukungan program pertanian agar hasil penanaman jagung tongkol bisa dirasakan langsung masyarakat. Gerakan ini juga dianggap sebagai model kolaborasi strategis antara pemerintah, aparat keamanan, dan organisasi kepemudaan, yang jika dikawal serius akan menjadi tameng Halut dari ancaman rawan pangan di masa depan(smr)













