SSB Tomara AM U10 Keluar Sebagai Juara Umum

avatar Tidak diketahui
SSB Tomara AM U10 saat memperlihatkan tropi juara umum

HALMAHERA SELATAN-Tampil dominan sejak fase grup hingga partai final, SSB Tomara AM akhirnya keluar sebagai juara pertama Festival Sepak Bola Anak Merdeka kategori usia 10 tahun (U-10) yang berlangsung di Lapangan GOR Desa Tuokona, Minggu (23/8/2026).

Sekitar 20 tim dari 8 SSB se-Kabupaten Halmahera Selatan ambil bagian dalam festival tersebut. SSB Tomara Am tampil meyakinkan sejak babak penyisihan dengan menghancurkan Wonderkids B 5–0 dan SSB Putra Seki 5–0.

Ketajaman Tomara Am berlanjut di semifinal. Anak-anak asuhan pelatih Badrun Manaf kembali tampil solid dan menundukkan Wonderkids A dengan skor 2–0, sekaligus memastikan tiket ke partai puncak. Di final, Tomara Am menghadapi SSB Alhijrah asal Desa Marabose. Pertandingan berlangsung sengit, namun disiplin dan ketenangan para pemain Tomara Am membuat mereka mampu mengendalikan jalannya laga. Rido, pemain bernomor punggung 19, menjadi pembuka pesta juara. Ia mencetak gol pada menit ke-6 babak pertama setelah menerobos pertahanan Alhijrah dan melepaskan tembakan keras yang gagal dibendung penjaga gawang lawan.

Tomara Am kemudian menggandakan keunggulan melalui Alif nomor punggung 10 pada menit ke-15 babak kedua. Penyelesaian tenang Alif memastikan Tomara Am semakin jauh meninggalkan lawannya. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2–0 tetap bertahan. Tomara Am pun resmi mengangkat trofi juara Festival Sepak Bola Anak Merdeka U-10.

Pelatih Kepala SSB Tomara Am, Badrun Manaf, mengapresiasi perjuangan anak asuhnya yang mampu menjaga konsistensi sepanjang turnamen.“Ini adalah hasil dari proses latihan yang selama ini kami jalani. Anak-anak bermain dengan penuh semangat dan disiplin,” ujarnya usai pertandingan.

Badrun meminta para pemain tidak cepat puas dengan capaian tersebut. Menurutnya, gelar juara harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan melalui latihan yang konsisten. SSB Tomara Am sendiri terus mendorong pembinaan sepak bola usia dini melalui latihan rutin setiap pekan dengan dukungan pelatih berlisensi. Gelar juara ini menjadi bukti bahwa pembinaan usia dini di Halsel mulai menunjukkan hasil, sekaligus menjadi modal penting bagi SSB Tomara Am untuk melahirkan talenta-talenta muda yang mampu bersaing di level lebih tinggi(ard/smr)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *