Menuju Tempat Ibadah, Seorang Warga Sayoang di Tembak

avatar Tidak diketahui
Korban warga desa Sayoang yang kena tembak

LABUHA-Seorang warga Desa Sayoang, Kecamatan Bacan Timur, Jansen Lazarus Filipi Paulus (30), diduga menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) saat hendak berangkat menuju tempat ibadah, Rabu (22/7) sekitar pukul 19.20 WIT.

Peristiwa itu terjadi ketika korban mengendarai sepeda motor dari rumahnya di kawasan perbukitan menuju lokasi ibadah. Di tengah perjalanan, tepat saat melintasi jalan menurun, korban tiba-tiba merasakan hentakan keras yang disertai rasa nyeri hebat di bagian dada kanan.

Awalnya, korban mengira dirinya hanya mengalami benturan atau keram hingga kehilangan kendali dan terjatuh dari sepeda motor. Namun setelah bangkit, ia mendapati bajunya telah dipenuhi darah.”Setelah jatuh saya bangun dan melihat baju sudah berlumuran darah. Saya kemudian kembali ke rumah. Setelah membuka baju, baru saya melihat ada luka di dada kanan,” tutur Jansen saat ditemui sejumlah wartawan di RSUD Marabose, Kamis (23/7) kemari

Korban kemudian dilarikan keluarga ke RSUD Marabose untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan dugaan awal, luka tersebut disebabkan proyektil senjata angin (bets) yang mengenai dada kanan dan diduga menembus hingga ke bagian belakang tubuh. Hingga kini, korban masih menjalani perawatan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Jansen menduga dirinya menjadi sasaran pelaku. Dugaan itu didasarkan pada arah datangnya proyektil yang diperkirakan berasal dari depan. Meski demikian, penyebab pasti serta motif di balik peristiwa tersebut masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.

Mertua korban, Yosias Rumapar, meminta Polres Halmahera Selatan bergerak cepat mengungkap pelaku dan motif penembakan. Menurutnya, insiden tersebut telah menimbulkan trauma dan rasa takut bagi keluarga.”Kami mendesak Polres Halmahera Selatan segera mengungkap pelaku dan motifnya. Ini bukan kejadian biasa. Menantu saya menjadi korban saat hendak pergi beribadah. Keluarga kami sekarang sudah tidak merasa aman. Jangan sampai pelaku terus berkeliaran dan ada korban berikutnya,” tegas Yosias.»

Ia berharap penyidik segera mengumpulkan barang bukti, mengidentifikasi pelaku, serta mengusut tuntas motif di balik dugaan penembakan tersebut agar keluarga korban memperoleh kepastian hukum dan rasa keadilan.

Hingga berita ini diterbitkan, identitas pelaku maupun motif dugaan penembakan masih dalam penyelidikan Polres Halmahera Selatan. Keluarga berharap proses hukum berjalan secara profesional, transparan, dan pelaku segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku(ard/smr)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *